Selayang Pandang

Fakultas Peternakan (Faterna) Universitas Andalas merupakan salah satu fakultas tertua di lingkungan Universitas Andalas yang didirikan pada 1 September 1963 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 125 tanggal 9 Oktober 1963. Sebagai Fakultas keenam dari lima belas fakultas di Universitas Andalas, pendiriannya dilatar belakangi oleh kebutuhan pengembangan ilmu peternakan untuk mendukung pembangunan pertanian nasional serta perluasan penyelenggaraan pendidikan tinggi di Sumatera Barat.
Pada masa awal berdirinya, Fakultas Peternakan berlokasi di Kampus Universitas Andalas Air Tawar, Padang. Sejak Semester Ganjil Tahun Akademik 1991/1992, seluruh aktivitas akademik dipindahkan ke Kampus Universitas Andalas Limau Manis, Padang. Dalam penyelenggaraan pendidikan pada masa awal, Faterna memperoleh pembinaan dari Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran, dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Andalas, serta dukungan yang sangat besar dari Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat dalam penyediaan tenaga pengajar, fasilitas, peralatan, dan lokasi praktik.
Perkembangan akademik Fakultas Peternakan berlangsung secara bertahap. Pada tahun 1969, Faterna mulai menjalin afiliasi akademik dengan Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk penyelenggaraan pendidikan sarjana. Setahun kemudian, Faterna berhasil meluluskan tujuh sarjana pertama, yang sebagian besar kemudian menjadi tenaga pengajar. Seiring perkembangan kelembagaan, pada tahun 1971 dibentuk lima departemen, yaitu Biologi dan Pengetahuan Alam, Produksi Ternak, Reproduksi Ternak, Ilmu Makanan Ternak, serta Sosial Ekonomi Peternakan. Selanjutnya, sistem pendidikan bertransformasi dari sistem naik tingkat menjadi Sistem Kredit Semester (SKS) pada tahun 1981.
Perkembangan organisasi akademik terus berlanjut. Pada tahun 1983 dibentuk dua jurusan, yaitu Jurusan Produksi Ternak dan Jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak. Kemudian pada tahun 1999, Faterna menambah Program Studi Teknologi Hasil Ternak dan Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan sehingga memiliki empat program studi. Keempat program studi tersebut berhasil memperoleh akreditasi A pada tahun 2006. Selanjutnya, berdasarkan kebijakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2007, seluruh program studi sarjana dilebur menjadi satu Program Studi Peternakan guna menyesuaikan penataan dan kodifikasi program studi nasional.
Dalam upaya memperluas akses pendidikan tinggi, Fakultas Peternakan Universitas Andalas membuka Program Studi Peternakan di Kampus Payakumbuh berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 127/E/O/2012. Program studi tersebut mulai menerima mahasiswa pada Tahun Akademik 2012/2013 dan menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kawasan peternakan di Sumatera Barat.
Hingga saat ini, Fakultas Peternakan Universitas Andalas terus berkembang sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang peternakan. Didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas, mayoritas dosen telah bergelar doktor dan sejumlah di antaranya merupakan profesor. Fakultas juga menyelenggarakan pendidikan pada jenjang sarjana, magister, dan doktor dengan status akreditasi yang baik, serta terus melakukan pengembangan kurikulum sesuai perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.
Sejak berdiri, Fakultas Peternakan Universitas Andalas telah menghasilkan ribuan alumni yang berkiprah di berbagai sektor, baik sebagai akademisi, peneliti, aparatur pemerintah, profesional di perusahaan nasional maupun multinasional, perbankan, badan usaha milik negara, hingga wirausahawan di bidang peternakan, industri pakan, dan agribisnis. Dengan pengalaman lebih dari enam dekade, Fakultas Peternakan Universitas Andalas terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu peternakan serta pembangunan sektor peternakan Indonesia yang berkelanjutan.
