WhatsApp Image 2026 05 04 at 15.38.51

Padang, 25 April 2025 – Universitas Andalas (Unand) kembali menorehkan prestasi di bidang akademik dengan mengukuhkan lima Guru Besar baru dari Fakultas Peternakan. Pengukuhan yang berlangsung khidmat di Auditorium Unand Kampus Limau Manis pada Jum'at (25/4) ini menambah daftar panjang profesor berkualitas yang dimiliki oleh universitas tertua di luar Jawa tersebut.

Kelima Guru Besar yang resmi dikukuhkan tersebut adalah:

  1. Prof. Dr. Ir. Husmaini, MP. , sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknologi Produksi Ternak Unggas.
  2. Prof. Dr. Ir. Elly Roza, MS. , sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Teknologi Produksi Ternak Perah.
  3. Prof. Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si., IPU , sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Pemuliaan Ternak.
  4. Prof. Dr. Ir. Montesqrit, S.Pt., M.Si., IPM, ASEAN Eng, sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Eksplorasi Pakan.
  5. Prof. Dr. Sri Melia, S.TP., MP , sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Mikrobiologi Hasil Ternak.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Andalas menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian akademik para profesor baru. Beliau menegaskan bahwa gelar Guru Besar bukan sekadar sebuah simbol prestise atau puncak karier akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang jauh lebih besar.

"Para Guru Besar memiliki mandat mulia untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa. Untuk itu, saya berpesan agar Bapak dan Ibu sekalian secara aktif melakukan pengkaderan terhadap dosen-dosen muda dan mahasiswa pascasarjana, sehingga lahir generasi penerus yang unggul," ujar Rektor di hadapan ratusan undangan.

Lebih lanjut, Rektor juga menekankan pentingnya peran Guru Besar dalam menjaring sumber daya pendanaan. "Tugas berat lainnya adalah menjaring dana-dana penelitian dan pengabdian yang berasal dari luar Universitas Andalas, baik dari sektor industri, pemerintah pusat, maupun lembaga internasional. Ini krusial untuk mendukung terobosan-terobosan riset peternakan yang aplikatif dan mampu menyelesaikan masalah nyata di lapangan," tegasnya.

Para profesor yang dikukuhkan berasal dari berbagai disiplin ilmu strategis peternakan, mulai dari hulu (pakan dan pemuliaan) hingga hilir (produksi dan mikrobiologi hasil ternak). Kehadiran mereka diharapkan mampu mendorong transfer teknologi dan inovasi yang signifikan bagi pengembangan peternakan di Sumatera Barat, khususnya, dan Indonesia pada umumnya.

Acara pengukuhan yang dihadiri oleh sivitas akademika Unand, keluarga besar Fakultas Peternakan, serta para undangan dari berbagai instansi pemerintah dan swasta tersebut berlangsung lancar dan penuh kehangatan akademik.