Print this page

Mahasiswa Faterna mengukir Prestasi melalui Kegiatan Japfa Foundation

30 September 2020

Japfa Foundation Gelar Program Bertani Untuk Negeri

JAPFA Foundation kembali membuktikan keseriusan dalam pengembangan pendidikan melalui program yang mempertemukan anak muda dengan petani dan peternak untuk bekerja dan belajar bersama mengembangkan sektor pertanian di Indonesia. Kali ini programnya diberi nama Program Bertani Untuk Negeri.

Bertani Untuk Negeri berlangsung selama 6 bulan dimulai dari 21 September 2020 hingga 20 Maret 2021 di Desa Ender dan Gagasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Program Bertani Untuk Negeri memberikan pelatihan kepada 16 orang sarjana lulusan baru yang nantinya akan belajar dan bekerja bersama dengan 11 orang peternak dari Desa Ender dan Gagasari. Kegiatan pelatihan akan difasilitasi oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari PT. Ciomas Adisatwa unit commercial, staf PT. Ciomas Rumah Potong Ayam (RPA), staf Japfa Foundation dan pembicara tamu dari unit terkait.

Program ini mendapat antusiasme dari 466 anak muda yang berasal dari 111 perguruan tinggi di 25 provinsi seluruh Indonesia, dengan komposisi fakultas yaitu 46% peternakan, 25% pertanian, dan 29% dari fakultas lain. Setelah melalui berbagai seleksi, ditetapkan 16 orang penerima program dari 11 perguruan tinggi di Indonesia yang berasal dari pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Salah satu peserta yang lulus mengikuti kegiatan ini berasal dari alumni Fakultas Peternakan Universitas Andalas atas nama M. Fitra Wahid. Fitra merupakan alumni lulusan tahun 2019 yang berhasil mengalahkan ratusan calon peserta lainnya dan saat ini sudah berada di Desa Ender dan Gagasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon untuk melaksanakan kegiatan.

 Ir. Yahja Djanggola selaku Head of Japfa Foundatian dalam sambutan pada acara pembukaan kegiatan menyampaikan, program ini akan terus dilaksanakan di tahun berikutnya dengan perbaikan-perbaikan ke arah lebih baik sehingga diharapkan Japfa Foundation dapat memberikan kontribusi yang lebih dan nyata terhadap pembangunan pertanian dan peternakan di Indonesia di masa akan datang.(*RAP)

Read 178 times