Rektor Unand Melantik Dr. Ir. Adrizal, M.Si sebagai Dekan baru Fakultas Peternakan Universitas Andalas Periode 2020-2024

30 September 2020
Dr. Adrizal & Prof. James Hellyward Dr. Adrizal & Prof. James Hellyward

Padang, 18 Agustus 2020.

Rektor Universitas Andalas yaitu Prof. Dr. Yuliandri SH, MH, melantik Dr. Ir. Adrizal, M.Si sebagai Dekan Fakultas Peternakan Periode 2020-2024 menggantikan Prof. Dr. James Hellyward, MS, Selasa, 18 Agustus 2020.

Bertempat di Convention Hall, Kampus Unand Limau Manih, Padang, pelantikan Dr. Adrizal sebagai Dekan Fakultas berjulan "Kampus Ungu" itu dilakukan melalui standar protokol kesehatan. Pelantikan tersebut, juga dihadiri sejumlah tamu undangan. Selain itu pelantikan juga disiarkan secara live streaming melalui media Youtube dan Zoom.

Kepada pejabat baru yang dilantik, Rektor Unand Yuliandri mengajak untuk bersama-sama memikirkan bagaimana memikirkan target kinerja yang diberikan Kemendikbud kepada setiap perguruan tinggi. Tentunya, mesti disesuaikan dengan karakteristik masing-masing perguruan tinggi.

 

 "Paling kurang terdapat tiga hal yang perlu kita tekankan. Yakini, kontrak kinerja, meningkatkan pelayanan, serta pejabat lama kita harapkan bisa memberikan transformasi yang baik kepada penerusnya. Bagaimanapun, keberlanjutan ini sebuah kenormalan," kata Yuliandri dalam sambutan pelantikan dekan dan wakil dekan.

Di sisi lain, Yuliandri menyampaikan soal prwstasi Unand . Kata dia, keberhasilan Unand tetap bertahap di klaster I kendati mengalami penurunan peringkat ke posisi 13, Yuliandri mengaku bahwa pihaknya tetap bersyukur atas capaian yang diraih. Namun, tahun depan pihaknya menargetkan Unand bisa kembali masuk posisi 10 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

 "Apapun pencapaian kita hari ini, saya pikir inilah yang terbaik untuk saat ini. Tahun depan, targetkan bisa kembali masuk 10 besar seperti dua tahun lalu. Dengan kondisi hari ini, tentu tidak ada alasan bagi kita tetap mencapai target program sasaran kinerja yang sudah disampaikan kementerian," katanya.(*)

Read 65 times