Admin faterna

Admin faterna

Quis fringilla quis cursus urna sed sed velit nunc metus condimentum. Et pretium nec magna eros id commodo ligula Phasellus Curabitur wisi. Lacus elit lorem ridiculus vitae tempus eget nibh ut risus et.
29 September 2019

Padang, 29 September 2019. Seluruh Civitas Akademika Fakultas Peternakan Universitas turut senang dan berbangga hati karena 2 (dua) orang mahasiswa Fakultas Peternakan Unand terpilih untuk melaksanakan Studen Mobility ke Jepang. Dua orang mahasiswa tersebut yaitu Riska (angkatan 2016) dan Ilhamzah (angkatan 2015) yang akan berangkat pukul 12.00 WIB melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Kuala Lumpur, Malaysia dan di hari Senin pagi-nya terbang lagi menuju Osaka, Jepang. 

"Pelaksanaan program student mobility ini akan dilaksnakan selama 30 hari di Osaka City University" ungkap Riska, sebari melaporkan keberangkatannya kepada Wakil Dekan III Faterna Ir. Amrizal Anas via WA. Para Mahasiswa ini juga memohon izin untuk pamit dan memohon doa agar dapat mengharumkan nama Fakultas Peternakan dan Universitas Andalas serta nama Indonesia di Negara Jepang.

 "Mohon doa kita semua agar mereka selamat pergi & pulang serta bisa membawa nama harum Faterna di Japan, selamat mengemban misi Student Mobility" tutup Ir. Amrizal Anas.

Negara tujuan 3 orang mahasiswa Faterna yang lulus seleksi untuk Student Mobility pada awal-nya adalah :
1. Riska Ramaito (UTM Malaysia)
2. Benhar Muhammad (Slovakia)
3. Ilhamzah (Osaka Jepang)

30 September 2019

Padang, 30 September 2019. Sebagai salah satu syarat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Dosen Fakultas Peternakan melakukan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat. Melalui program Produk Teknologi yang di Desiminasikan ke Masyarakat (PDTM) Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi tahun anggaran 2019. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan oleh Dr. Ir. Suyitman, M.P. sebagai ketua, kemudian Prof. Dr. Ir. Lili Warly, M.Agr. dan Prof. Dr. Ir. James Hellyward, M.S. sebagai anggota. Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dan juga berfungsi sebagai kawasan alih (diseminasi) teknologi. 

"Adapun target khusus yang ingin dicapai adalah peternak mampu memanfaatkan limbah perkebunan dan agroindustri sebagai pakan ternak sapi potong. Dalam hal ini limbahnya dapat diolah melalui unit pengelolaan pupuk organik (UPPO) dan biogas serta peternak mampu secara intensif membudidayakan rumput unggul (King Grass) memakai sistem pertanian organik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan" ungkap Suyitman, selaku ketua pelaksana kegiatan.

Sebagai langkahnya, tim menggunakan Metode Consuling guna mendukung realisasi program PTDM (Produk Teknologi yang di Desiminasikan ke Masyarakat ) yang dilaksanakan pada peternak mitra. Antara lain melalui pendekatan, kemudian diberikan penyuluhan, pelatihan dan pembinaan serta terakhir adanya evaluasi dan monitoring berkelanjutan dari pihak Perguruan Tinggi (PT). Hasil dari monitoring nanti diharapkan akan meningkatkan keinginan dan semangat serta motivasi yang tinggi untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan hidup.

Berita terkait : https://sumbar.antaranews.com/berita/290494/mengenalkan-pengelolaan-peternakan-sapi-potong-ramah-lingkungan-di-dharmasraya

 

16 September 2019

Padang, 15 September 2019. Dosen Fakultas Peternakan melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Kemenristekdikti melakukan kegiatan pengembangan peternakan ayam kampung di SMK berbasis Pesantren BNM Tj. Mutiara. Kegiatan ini beranggotakan Robi Amizar, S.Pt, M.Si (Dosen Fakultas Peternakan Unand), Prof. Dr. Ir. Wizna, MS (Dosen Fakultas Peternakan Unand) dan Rasyidah Mustika, SST, MAcc (Dosen Akuntansi Politeknik Negeri Padang). Metode yang digunakan pada PKM ini adalah metode ceramah/penyuluhan, metode praktek langsung yang diiringi dengan diskusi dan pendampingan, serta metode pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan/akuntansi standar. Penunjukan SMK pesantren ini dikarenakan para siswa/santri SMK Pesantren masih minim akan sentuhan kewirausahaan sejak sekolah ini berdiri dan beroperasi tahun 2017. Sedangkan sumber daya (guru 15 orang dan santri 45 orang) dan lahan (1 hektar) memungkinkan untuk dioptimalisasikan untuk kegiatan kewirausahaan. Oleh sebab itu pengenalan dan praktek kewirausahaan pada santri merupakan sesuatu yang perlu perhatian dalam mewujudkan cita-cita sekolah yaitu memiliki siswa/santri yang mandiri/berdikari dalam kewirausahaan.

"Salah satu bidang kewirausahaan yang dapat dilakukan oleh para santri adalah dengan beternak ayam ramah lingkungan dengan aplikasi teknologi tepat guna yaitu dengan penggunaan Probiotik" terang Robi seraya menjelaskan. Karena dengan beternak ayam, maka para santri dapat mengasah keterampilannya dalam berwirausaha tanpa mengganggu aktifitas kepesantrenan (belajar dan menghafal al-qurán), menerapkan prizip zero waste (pemanfaatn limbah dapur dan nasi sisa makan santri), dan ramah lingkungan/ayam organik (Probiotik Waretha). Apalagi ternak ayam kampung merupakan salah satu ternak yang gampang dalam penanganannya dan daya adaptasinya lebih tinggi. "Penelitian pemberian Probiotik Waretha pada ayam kampung (buras) telah dilakukan yaitu dengan pemberian 2 gram/liter Waretha dalam air minum dapat menurunkan konsumsi dan konversi ransum serta meningkatkan bobot badan dan pada taraf 3 gram/liter mampu menurunkan kolestrol kuning telur dan meningkatkan warna kuning telur" tutur Prof. Wizna selaku penemu dari Probiotik Waretha yang sudah memiliki Paten ini.

"Dengan usaha ternak ayam kampung ini diharapkan mampu mewujudkan cita-cita sekolah yaitu memiliki siswa/santri yang mandiri/berdikari dalam kewirausahaan dan kami mengucapkan terima kasih telah ditunjuknya sekolah kami sebagai mitra pada kegiatan PKM Kemenristekdikti. Karena dengan adanya program ini, santri yang terlibat akan mendapatkan bekal ilmu praktis yang nantinya akan sangat berguna setelah mereka lulus sekolah” tutur Kepala Sekolah Ustadz Zailmul Ikhsan, S.Si, Lc . yang didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Ustadzah Merry Nursefita, S.Pd. Pda kegiatan ini juga telah dibentuk Unit Usaha yang diharapkan kedepannya dapat meningkatnakan income generating oleh sekolah untuk membantu sekolah dalam operasional sekolah. Untuk sementara dari kegiatan ini, usaha ayam kampung telah menghasilkan telur ayam kampung organik dan sudah diperjualbelikan.

Selanjutnya Dr. Eng. Muhammad Makky, S. TP., M. Si mengatakan "LPPM Unand mendorong dosen Universitas Andalas untuk melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat, sebagai salah satu transfer ilmu dari Perguruan Tinggi untuk diterapkan di masyarakat", sewwaktu pelaksanaan Monitoring kegiatan. LPPM Unand juga memfasilitasi setiap kegiatan unand yang berpotensi paten untuk segera dibuatkan pengusulan untuk paten seperti paten merek, teknologi, buku, dan sebagainya.  

 

21 Juli 2019

Padang, 21 Juli 2019. "Alhamdulillah... Kembali mahasiswa Faterna mengukir prestasi nasional sebagai khafilah mewakili Unand pada MTQ MN di Syiah Kuala Banda Aceh 2019", tutur Wakil Dekan III Faterna Ir. Amrizal Anas. Dari 3 (tiga) mahasiswa Faterna tersebut, 2 (dua) orang sebagai khafilah dari kampus Faterna Payakumbuh. Mohon dukungan dan doa bapak/ibu semoga khafilah kita tersebut dapat mengukir prestasi & mengharumkan nama Universitas Andalas ditingkat Nasional. Amiin YRA.

MTQ MN merupakan ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional yang diikuti oleh seluruh mahasiswa terpilih di seluruh Republik Indonesia. Kegiatan ini akan dilakukan di Universitas Syiah Kuala Aceh pada tanggal 28 Juli s/d 4 Agustus 2019. Peserta yang diutus unand berjumlah 11 orang yang terdiri dari 9 orang peserta lomba dan 2 orang Official. Mahasiswa yang diutus berasala dari Fakultas MIPA, FIB, Farmasi, Fisip, dan Peternakan.