23 Juli 2019

Padang, 23 Juli 2019. Wakil Dekan III mewakili Wakil Rektor lll Universitas Andalas pada Pembukaan acara Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara bagi mahasiswa baru Universitas Andalas melalui jalur SBMPTN sebanyak 1.048 mahasiswa baru 2019 di lapangan Convention Hall Universitas Andalas.

Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh Universitas Andalas dalam rangka memupuk Jiwa Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara setiap Mahasiswa Baru yang masuk ke Universitas Andalas. Sehingga, setiap mahasiswa Universitas Andalas haru memiliki jiwa untuk mencintai Negara Republik Indonesia dengan jiwa raga dan membela tanah air sampai titik darah penghabisan. Karena, Keutuhan Negara adalah Harga Mati untuk setiap Warga Negara Indonesia.

16 Juli 2019

Padang, 16 Juli 2019. Fakultas Peternakan Universitas Andalas mengadakan Guest Lecture dengan mengundang Dosen Tamu dari Utrecht Universiteit, Belanda. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Seminar Latanti II gedung Dekanat Fakultas Peternakan. Kegiatan ini diawali dengan kata sambutan oleh Dekan Prof. James Hellyward, yang dimoderatori oleh Dr. Eliratni dan selanjutnya dilakukan penuturan kuliah umum oleh Dr. J. T. Thomas Schonewille yang diikuti oleh Dosen-dosen Faterna dan mahasiswa Pascasarjana.

Dr. J. T. Thomas Schonewille merupakan Assistant Professor dari Departement of Farm Animal Healt - Nutrition Utrecht Universiteit Netherland. Kegiatan ini merupakan lanjutan kerjasama yang telah dilakukan oleh Fakultas Peternakan Universitas Andalas dengan Wageningen University. Dimana dengan kerjasama ini salah satu Staf Dosen Fakultas Peternakan Unand yaitu Dr. Eliratni sudah menempuh pendidikan Doktor di Wageningen University Belanda dan Dr. Thomas Schonewille merupakan salah seorang promotornya.

Dr. J. T. Thomas Schonewille menyampaikan materi tentang "Fungi Treatment of Lignocellulosic Biomass: A promissing Green Technology to Increase Ruminant Production". Dr. J. T. Thomas Schonewille melakukan kolaborasi riset dengan T. Vorlapihim, J. W. Cone dan W. H. Hendriks yang merupakan kerjasama antara Nutrition Groups, Centre of Animal Nutrition (WUR/UU) dan School of Animal Technology and Innovation (SUT). Materi yang disampaikan sangat bermanfaat terutama unutk kajian Nutrisi Ruminansia, dan kedepannya kerjasama ini akan semakin ditingkatkan tutur Prof. James Hellyward sebagi penutup.

31 Mei 2019

Padang (Unand) -  Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 158 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berlangsung di Ruang rapat auditorium Kampus Unand Limau Manis Padang pada Jumat (31/5) termasuk didalamnya 13 orang CPNS Fakultas Peternakan.

Rektor mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung menjadi warga baru dilingkungan Universitas Andalas dari sekian banyak orang yang berminat menjadi CPNS.

Dikatakannya Universitas Andalas menjadi Perguruan Tinggi yang paling banyak membuka formasi CPNS yaitu sebanyak 175 akan tetapi yang terisi sebanyak 158 formasi disebabkan oleh ketatnya seleksi.

Ia juga menyampaikan kedepannya penerimaan dosen harus S3 (Doctor) dan draftnya sudah dibahas di kementerian.

Maka dari itu, secepatnya untuk mendapatkan Letter of Acceptance (LoA), lebih lanjut ia menyarankan agar melanjutkan pendidikan keluar negeri.

Menurutnya kalau keluar negeri akan banyak terbentuk Networking atau jejaring serta banyak teman sekaligus sebagai Branchmarking.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas Prof. Dr. Syafrizal Sy mengungkapkan tahapan yang dilewati oleh peserta CPNS diantaranya seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

“Formasi pelamar Universitas Andalas untuk mengikuti calon dosen sebanyak 812 peserta dari berbagai Program Studi (Prodi) dan yang lulus administrasi sebanyak 608 orang sedangkan yang lulus SKD sebanyak 268 orang kemudian terakhir SKB sesuai prodi masing-masing sebanyak 158 orang,” terangnya.

Dijelaskannya dari 158 CPNS yang SK nya sudah diterima sebanyak 152 namun ada 26 orang dari 152 tersebut yang belum distempel oleh kementerian.

Lebih lanjut ia mengungkapkan 6 orang SK nya yang belum keluar sekarang sedang diproses. 

“Penyerahan SK untuk 126 orang yang telah lengkap (sudah distempel) diserahkan hari ini (jumat) yang juga hari baik diantara hari lain diharapkan kedepannya dapat bekerja dengan lebih baik lagi demi kedjayaan bangsa,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Universitas Andalas Prof. Dr. Dachriyanus, Apt juga mengungkapkan pemerintah sedang mengodok peraturan mengenai dosen wajib Doctor (S3).

“Pada beberapa fakultas di Universitas Andalas pengusulan dari CPNS ke PNS tidak akan dilakukan jika tidak melampirkan LoA untuk melanjutkan pendidikan keluar negeri,” sambungnya.

Dalam penyerahan SK CPNS ini juga dihadiri oleh segenap unsur pimpinan seperti Dekan, Wakil Dekan, Biro, Kabag dan Kasubag (*)

01 Juni 2019

Payakumbuh (Unand). Segenap civitas akademika Fakultas Peternakan Kampus Payakumbuh yang terdiri dari Dosen dan mahasiwa melakukan kegiatan Pengabdian kepada Masayarakat. Kegiatan ini dilakukan pada 25 April 2019 di kelompok tani ternak di Peternakan Sapi Perah Sago Pratama Nagari Sungai Kamuyang dan peliputan berita dilakukan oleh kontributor TVRI Sumatera Barat.

Kegiatan ini telah rutin dilakukan tiap tahun oleh Prodi peternakan kampus payakumbuh di bawah arahan Kaprodi Payakumbuh Ir. Erpomen dan sekretaris Prodi yaitu Ferawati, MP. Beberapa dosen memberikan arahan ke peternak diantaranya Ferawati MP memberikan informasi tentang kefir, Yesi Chwentasari, M.Si menjelaskan pembuatan silase di Peternakan Sapi Perah. "Yesi ini dosen CPNS kita di Payakumbuh bidang Nutrisi Ruminansia" kata Sekretaris Prodi, Ferawati, MP. Serta Yulianti Fitri Kurnia, M.Si yang mendemonstrasikan pembuatan Yoghurt.

"Kami dari Prodi Peternakan Payakumbuh mengucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas support dari Bapak Dekan beserta Bapak/Ibu wakil Dekan Fakultas Peternakan demi terselenggaranya kegiatan promosi kampus ini dan bisa ditayangkan di TVRI Nasional" sambung Kaprodi Ir. Erpomen dalam penuturannya kepada kontributor.

 

01 Juni 2019

Padang (Unand) – Segenap Civitas Akademika Fakultas Peternakan Universitas Andalas melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang berlangsung dilapangan Rektorat Kampus Unand Limau Manis Padang pada Sabtu (1/6).

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA selaku Pembina upacara mengungkapkan Pancasila harus tertanam dalam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dijelaskannya berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman yang ada menjadi suatu berkah. 

Lebih lanjut ia menjelaskan berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas nasional dalam wadah dan slogan “Bhinneka Tunggal Ika”.

Dalam Konteks itulah, sesuai dengan pesan Presiden Jokowi bahwa memperingati dan merayakan hari kelahiran Pancasila setiap tanggal 1 Juni merupakan suatu keniscayaan. 

Pertama diungkapkannya kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah dimana pendiri bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sebagai dasar negara sehingga bangsa Nusantara yang beragam dapat bersatu dan menyatukan sebagai suatu bangsa. 

“Sebagai bangsa besar kita tidak akan meninggalkan sejarah, apa yang oleh Bung Karno pernah disebut “JAS MERAH”. 

Untuk menghormati jasa pendiri bangsa sekaligus meneguhkan komitmen terhadap ideologi negara itulah kita memperingati hari kelahiran Pancasila sebagai salah satu kebanggaan nasional (national pride).

Disamping itu, ia mengungkapkan peringatan hari kelahiran Pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan “Piagam Jakarta” oleh “panitia kecil” tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. 

“Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran Pancasila sudah tidak diperlukan lagi,” ujarnya.

Ia menekankan yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus.

Kedua, disampaikannya dengan merayakan hari kelahiran Pancasila kita bangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. 

Dikatakannya Pancasila sebagai “leitstars dinamis”, bintang penuntun mengandung visi dan misi negara yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Sebagai energi positif bangsa yang terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasikan visi dan misi bangsa Indonesia.(*)

Sumber: Humas dan Protokol Unand