Inovasi : Penggunaan Tenggeran pada Song Learning Ayam Kokok Balenggek

13 Juli 2017

Padang, 13 Juli 2017.  Inovasi sederhana dari hasil penelitian  "Penggunaan Tenggeran pada Song Learning Ayam Kokok Balenggek" sdh dikembangkan oleh penangkar AKB di Kinantan Bagombak Kota Solok, "dulunya AKB hanya diletakkan di atas tanah sehingga performa berkokok AKB tidak optimal". Setidaknya itulah narasi singkat yang disampaikan oleh Dr. Rusfidra (Dosen Faterna) melalui media sosial (WA) Dosen Faterna, disela-sela waktunya sebagai Sekretaris LPPM Unand.

Benar, Dr. Rusfidra merupakan salah satu Dosen Faterna yang pernah mendapatkan prestasi sebagai "Dosen Berpresati" tingkat Unand, telah cukup lama dan intens meneliti seputar Ayam Kokok Balenggek (AKB) baik Studi akuistik, budidaya dan pemuliaan AKB. Beliau juga sering diundang sebagai Juri dalam kejuaraan Ayam Kokok Balenggek ini yang dilakukan di Kabupaten/Kota Solok. Selain Dr. Rusfidra, ada beberapa dosen Faterna yang juga ikut meneliti AKB ini seperti Prof. Hafil Abas (Purnabakti) dan Dr. Firda Arlina.

Semoga AKB sebagai Plasma Nutfah asli Sumatera Barat terus dikembangkan dan dipertahankan, tentu ini butuh kerjasama berkesinambungan antara Pemda dan Dinas terkait serta Perguruan Tinggi.

Read 160 times