08 Februari 2019

Padang, 6 Februari 2019. Para Calon Dosen Fakultas Peternakan untuk Kampus Payakumbuh telah melakukan pertemuan dengan para pimpinan Fakultas Peternakan Unand. Kegiatan yang dihadiri oleh 13 orang Calon dosen Faterna Kampus Payakumbuh ini disambut oleh pimpinan Fakultas diantaranya Dekan, Wakil Dekan 1, Wakil Dekan 2, Ketua Prodi Kampus Payakumbuh, Ketua Tata Usaha, dan Kabag Akademik.

Kegiatan diisi dengan perkenalan masing-masing para calon dosen, dan pengarahan dari masing-masing pimpinan. Dekan, Prof. James Hellyward, menyampaikan pesan kepada para calon dosen untuk tetap menjaga etika, sopan santun, dan tegur sapa dengan para dosen senior. Dekan juga menghimbau untuk segera melanjutkan kuliah ke luar negri sehingga bisa mendapatkan jenjang pendidikan tertinggi yaitu Doktor. Wakil Dekan I, Prof. Mirzah, menyampaikan kondisi terkini tentang sistem pendidikan di Fakultas Peternakan Unand baik yang di kampus padang, maupun kampus Payakumbuh. Kurikulum yang digunakan sudah menggunakan KKNI dan Akreditasi beberapa Porgram Studi dibawah naungan Fakultas Peternakan tidak lupa dijabarkan, yaitu Prodi S1 Padang dengan Akreditasi A, Prodi S1 Payakumbuh terkareditasi B, Prodi S2 terakreditasi A, dan Prodi S3 terakreditasi B. WD I dan juga Kaprodi Payakumbuh, Ir. Erpomen, menyampaikan amanat kepada para calon dosen kampus payakumbuh untuk bersama-sama membuat akreditasi Prodi S1 kampus Payakumbuh naik peringkat dari B ke A. 

Wakil Dekan II, Pro. Fauziah Agustin, juga menyampaikan beberapa informasi kepada calon dosen untuk menyiapkan beberapa syarat terkait dengan kelengkapan administrasi keperluan di kepegawaian, seperti biodata diri, fotocopy ijazah dan transkrip, NPWP, dan lain sebagainya. Bahan ini akan sangat dibutuhkan terutama untuk pembuatan BPJS, pengurusan fungsional dan lain sebagainya. Ditambahkan oleh KTU dan Kabag Akademik, bahwa setiap administrasi segera dilengkapi setelah pengumuman resmi kelulusan sudah dikeluarkan BKN atau Panselnas CPNS Kemenristekdikti. KTU juga mengisyaratkan kepada calon dosen untuk membaca tata tertib kepegawaian sehingga tidak salah langkah kedepannya. Seperti, melanjutkan Studi S3 setelah yang bersangkutan sudah berstatus PNS bukan CPNS lagi. Bagi yang sudah Doktor, biasanya ada penyetaraan ijazah sekitar 2 tahun sejak pengangkatan.

Para calon Dosen sekarang masih menunggu hasil keputusan resmi oleh panselnas tentang kelulusan. Proses seleksi sedang dalam tahap pemberkasan, jika tidak ada kendala, penerbitan NIP akan dilakukan oleh BKN dan informasinya pada awal Maret sudah TMT. Agenda selanjutnya akan dilakukan perkenalan calon dosen ke semua staf dosen dan karyawan baik di kampus padang, maupun kampus payakumbuh.

 

08 Februari 2019

"Alhamdulillah, Ibu dan bapak dosen Yth, Di awal 2018 ini, kita melakukan MoA dengan Fakultas Peternakan Unhas Makassar. Mudah-mudahan akan kita tindaklanjuti sesuai dengan isi perjanjian. Terimakasih". Setidaknya itulah bunyi pesan singkat yang disampaikan oleh Prof. James Hellyward, Dekan Fakultas Peternakan Unand, kepada seluruh Dosen dilingkungan Fakultas Peternakan Unand pada Kamis, 7 Februari 2019.

Kerjasama di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi antar dua Universitas ini akan sangat membantu para dosen dan mahasiswa terutama dalam kerjasama penelitian, publikasi, pertukaran mahasiswa, dan lain sebagainya. Hal senada juga disampaikan oleh Dr. Rusfidra, yang juga merupakan dosen Fakultas Peternakan Unand dan sekarang menjabat sebagai sekretaris LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Unand, "Semoga dengan adanya kerjasama ini, akan ada Program Join riset, join konferensi, join publikasi, pengabdian bersama, join reviewer, tukar-menukar dosen, tukar-menukar artikel jurnal (dengan JPI/Jurnal Peternakan Indonesia) di dalan MoU dan MoA tersebut". Beberapa dosen yang lain juga menyampaikan hal yang sama, semoga kerjasama ini dapat terlasana demi kemajuan Faterna kedepannya, dan semakin banyak lagi kegiatan produktif yang dihasilkan dengan adanya kerjasama bahkan dengan berbagai Perguruan Tinggi Peternakan di Indonesia bahkan Mancanegara.

05 Februari 2019

Beberapa data tentang dosen, duk, sinta dan mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Andalas, diantaranya :

1. Data dosen Faterna

2. Data DUK Dosen dan Pegawai Faterna

3. Data SINTA Dosen Faterna

4. Data Mahasiswa dan Penerima Beasiswa Faterna

File terkait dapat dilihat pada link download dibawah ini :

Image result for logo tunjuk ke bawah

05 Februari 2019

Pada tanggal 4 Februari 2019 pukul 20.40 salah satu staf Dosen Fakultas Peternakan, Dr. Rusmana WS Ningrat, mendapat telepon dari anak Alm. Amri Syarif menyampaikan bahwa Ibunya Munidar Efendi telah meninggal dunia malam ini. Melalui komunikasi via telepon, anak beliau meminta maaf kepada seluruh civitas akademika Fakultas Peternakan Universitas Andalas atas segala kekhilafan dan kesalahan beliau, serta mohon doa semoga almarhumah meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

Ibu alm. Munidar Efendi adalah pensiunan dosen Fakultas Peternakan Universitas Andalas. Berdasarkan info dari alumni yang sempat menghubungi keluarga almarhum, rencana jenazah akan dimakamkan jam 11.00 wib di TPU Joglo, satu liang lahat dengan almarhum suaminya bapak Amri.

Sebelumnya pada tanggal 31 Januari, kakak almarhumah sempat menghubungi pihak fakultas menyampaikan bahwa adiknya munidar efendi yang dulu sempat jadi dosen di Fakultas Peternakan Unand sedang di rawat di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta lantai 4 kamar 409 gedung anggrek. Almarhum menderita penyakit kanker stadium lanjut dan sudah tidak bisa apa-apa lagi, dan minta didoakan.

28 Januari 2019

Fakultas Peternakan segera membuka kelas Internasional pada Semester Genap 2018/2019. Kebijakan ini diterapkan oleh Fakultas Peternakan untuk memenuhi persyaratan mendapatkan Akreditasi ASEAN (AUN-QA). Pada tahun ajaran ini ada dibuka 2 kelas bahasa Inggris yaitu untuk Matakuliah Biokimia dan Fisiologi Ternak. Kelas ini diisi oleh mahasiswa terpilih yang memiliki skore Toefl diatas 400.